3 Puisi Cinta Terbaik Bikin Baper

kumpulan puisi cinta terbaik bikin baper

3 Puisi Cinta Terbaik Bikin Baper - Melanjutkan postinganku sebelumnya mengenaik puisi romantis, kali ini aku akan membagikan beberapa puisi indah karya dari temanku juga Kiki Zakiyah.Jujur, aku suka sekali dengan sajak yang dibuatnya. Santai namun dalam maknanya.Untuk itu silahkan simak beberapa kumpulan puisinya.

Ketika Setiaku Dilukai

Aku ingin bercerita tentang suatu hari dimana aku benar-benar mengenal apa itu rasa kecewa, luka yang tak pernah aku bayangkan sebelumnya, luka yang harus aku bayar dengan tetes dan tetes air mata.

Aku pernah mencintai seseorang, cinta yang boleh aku katakan itu luar biasa, cinta yang di dalamnya kuberi rasa percaya, setia dan doa.

Hari demi hari, bersamanya aku bahagia. Susah dan senangku, tawa dan air mataku, mimpi dan nyataku bersamanya aku bercerita. Tidak pernah sekalipun aku menaruh curiga, bahkan ketika jarak menjadi penghalang di antara kami.

Ya, cinta memang seharusnya seperti itu kan?

Tumbuh bersama rasa percaya dan jauh dari segala bentuk curiga. Sampai suatu hari aku benar-benar menemukan sesuatu yang melukai hati. Bisa dibilang, ingin aku patahkan segala bentuk harapan dan asa yang pernah ku terbangkan ke langit doa atas nama cinta.

Kamu tau?. Kesetianku di lukainya tanpa setengah setengah, dia pergi tanpa berpamitan, dia menghilang tanpa kabar. Dan, ketika aku menemukan ia telah bahagia bersama seseorang yang lain, tentu bukan aku.

Yang membuat sakit, bukan tentang dia yang semudah jatuh cinta kpada selain aku.Tapi tentang aku yang semudah ini memberi hati dengan utuh. Aku tidak mengutuk apapun darinya, aku tetap percaya dia seseorang yang baik.

Akupun tidak membencinya, karena suka tidak suka, menerima atau tidak menerima, harus ku akui bahwa dia pernah menjadi seseorang teristimewa dalam hati.

Dan satu lagi, cinta yang baik tidak akan terbagi pada 2 hati dan pada 2 cinta dengan orang yang berbeda.


Kamu

Kamu tau? Ketika kamu merasa sempurna, merasa hebat dan kamu telah mendapatkan segala yang kamu inginkan. Tetapi kamu ternyata hanya sendiri. Segala yang kamu capai menjadi tidak berarti karena kebahagiaanmu belum kamu dapatkan.

Kamu hanya bisa membaginya untuk diri kamu sendiri. Ketika kamu merasa banyak orang yang jatuh cinta padanya dan mencintaimu, saat itu kamu tidak akan menyadari bahwa kamu di butakan oleh semua itu.

Kamu tidak akan menyadari saat seseorang yang dengan tulusnya mencintaimu telah kamu sia-siakan. Kamu tidak tau bagaimana orang itu dengan hatinya yang ikhlas menerima segala perlakuanmu, sikap dinginmu, ketidak pedulianmu bahkan mungkin penghianatan yang telah kamu lakukan padanya. 

Kamu tidak akan menyadari kalau kamu telah menyia nyiakan cintanya karena pikiranmu yang mengatakan bahwa kamu bisa mendapatkan yang jauh lebih baik dari dia, 

Kamu begitu sibuk memperhatikan yang lain, kamu lupa. Bukan banyaknya cinta dan kesenangan yang kamu cari dalam hidupmu, kamu lupa bukanlah kecantikan, ketampanan dan keindahan yang kamu butuhkan untuk melengkapi hidupmu. 

Tapi seseorang yang memiliki hati bersih dan tulus yang menerima segala kelebihan dan kekuranganmu, yang tidak menuntut untuk menjadi seseorang yang bukan dirimu.

Tapi kamu melupakan segalanya itu. Karena kamu terturupi oleh kepercayaan yang berlebihan bahwa suatu saat kamu akan mendapatkan sosok yang sempurna. Sosok yang kamu inginkan. 

Lalu ketika kamu dalam keterpurukan, berada dalam kesendirian dan kesepian di dalam kehidupanmu. Dan kamu membutuhkan sosok yang kamu harapkan bisa memberikan sebuah ketulusan, tapi semua sosok itu malah pergi meninggalkan mu di saat kamu membutuhkan mereka. Dan kamu kecewa. 

Lalu kamu akan teringat padanya, pada seseorang yang mencintamu, kamu akan teringat segala perlakuanmu padanya, bagaimana kamu menyia nyiakan hidupnya, waktunya dan cintanya.

bagaimana kamu membuatnya jatuh dalam kekecewaan dan tiba tiba kamu merindukannya, menginginkan dia ada di sampingmu. menemani keterpurukanmu, dan kamu merindukan semua tentangnya.

Saat itu kamu akan menyadari, sosok yang kamu sia sia kan adalah sosok yang kuat.


Aku, Kau, Dia Dan Rasa Ini

Ini tentangku. Perempuan baru yang muncul dalam lembaran kisahmu. Tak banyak yang bisa ku gambarkan seperti apa diriku. Aku hanya perempuan biasa, yang diam diam menaruh rasa pada seseorang tanpa ku ketahui alasannya. Meski jarang bersua, tak saling menyapa, namun rasa ini tetap ada dan mengakar dalam jiwa.

Ini tentangmu. Sosok penuh karisma namun selalu sederhana nan apa adanya, tak ada yang meragukan akan cemerlangnya kualitas dirimu. Dan dari semua itu mengandung konsekuensi bahwa bukan hanya aku yang yang mengagumi mu.

Ini tentang dia. Sosok yang aku tahun adalah yang paling dekat denganmu. Dia mengangumimu sebaimana aku. Dia menyukaimu sebagaimana aku. Hanya saja yang membedakannya denganku adalah, dia nyata nyata hadir dalam setiap kisahmu. 

Sedangkan aku? Aku selayaknya bayangan yang tidak di perdulikan. Dia denganmu sedekat nadi, sedangkan aku denganmu sejauh matahari.

Dan ini semua tentang rasa, rasa yang tertahan tanpa pernah terucap apalagi terungkapkan. Terlebih ada perempuan lain yang juga mengharapkanmu selain aku, mana mungkin aku bernyali untuk mengungkapkan padamu.

sedangkan dia secara terang terangan senantiasa berharap untuk bersanding denganmu. Walau kini aku menyadari bahwa ada lain yang dalam doanya juga terselip namamu.

dalam pengharapannya senantiasa agar bisa bersamamu. dalam penantianya adalah untuk bersanding denganmu.

Namun kenyataannya itu tidak membuat menepis rasa yang ada. Pun aku juga tak membenci dia yang juga menaruh rasa. 

Mengapa?.

Karena aku percaya Takdirnya, bahwa dalam dunia takdir tidak ada yang pernah tertukar. Bila memang engkau takdir jodohku, maka sekeras apapun dia mendeketami, maka aku dan kamu akan tetepa bersatu.

Dan bila dia di takdir kan untuk bersanding denganmu, maka hal itu berarti menurut Allah engkau bukan yang terbaik untukku. Perihal siapa jodohku? Tuhan lebih maha tau.


Itulah tadi beberapa contoh puisi menyentuh yang ditulis oleh Kiki Zakiyah. Semoga bisa menginspirasi.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel