Kumpulan Puisi Absurd Tapi Romantis

Kumpulan Puisi Pendek Tapi Romantis
Photo by CHAN Y on Unsplash

 Contoh Puisi Cinta Pendek - Jadi teman-teman, dalam beberapa hari ini si penulis yang bijaksana nan cantik kita ini mau bikin challange. Apa tuh challange-nya?. Dia lagi gabut mau nulis tapi selalu bingung kalau tahap pemberian judul. Jadi dia buat pertanyaan kepada orang untuk ngasih "satu kata" untuk judul puisi yang dia buat.

Nah, yang absurd-nya ada orang-orang yang kasih judul aneh-aneh tapi tetap dia buat puisinya. Dan hebatnya menurut aku sih ngena banget deh puisinya. Tapi tetap dengan judul yang dikasih sama orang-orang.

Mau tau puisinya?. Berikut ini adalah beberapa puisi yang sudah kami rangkum. Sebenarnya masih banyak lagi puisinya. Tapi akan kita post secara berkala.

Ego

Hari itu, berkelang jauh meratap. Sesekali duduk ditepian merengkuh kaki yang kian lebam. Sungguh masih kuatkan untuk berjalan?. Sisi lainku menguatkan. Sisi lainku menepiskan. 

Kembali, kucoba mengais alasan. Alasan terkuat melanjutkan?. Namun tak kunjung kutemukan. Keras kepala sekali ego seorang manusia.

Kupikir waktu akan memecahkan. Ah, berapa lama lagi akan sampai pada tujuan?. Bukanka begitu tragis jika menggenggam. Namun kenyataan seperti dilepaskan. @_N.billa

Satu

Seringkali ku menyalahkan semesta perihal luka yang tak pernah ada akhirnya. Perihal harap yang kusemogakan pada akhirnya.

Kamu, dari mana saja?. Setelah lama berkelana, mengapa baru kembali?. Satu-satunya seseorang yang tidak pernah menghakimi.

Satu dari sekian banyak orang yang pergi dan akhirnya kembali. Yang hampir saja dibungkam masa dan dilupakan. Namun tak pernah di ikhlaskan.

Terima kasih ya....

Karena dari sekian banyak pilihan. Kamu tetap berlabu di tempatku membuat cinta lain yang akhirnya hanya mencintaiku.

Membungkam ragu, dan datang dengan segudang percaya. Satu dari yang selalu ku cinta. Satu dari satu-satunya cerita.

Kamu, kamu aku cinta. @sndy_neptunus

Balikan

Mengulang adalah hal yang membosankan bagi sebagian orang. Menurutnya, seperti membaca novel untuk yang kedua kalinya. Tapi, apakah semua orang tidak bisa berubah?. Dimana letak sebuah kesalahan?. Saat yang diminta hanyalah kesempatan.

Dia yang akan selalu diharapkan saat kembali. Bukankah membahagiakan?. Tidak ada yang salah dengan mengulang-ulang membenahi diri. Memperbaiki diri.

Seharusnya mungkin tidak membiasakan untuk selalu melempari orang dengan kesalahan yang kita nilai seorang diri.

Sejauh apapun berlari, jika harunya dia adalah milikmu, dia kembali. @dellaayureynikha

Nah, itu tadi beberapa puisi dengan judul random yang diberikan sama orang-orang. Untuk yang ini sih judulnya masih mendingan ya. Tapi, tunggu aja nih ada judul yang aneh-anehnya juga loh. 

Kamu mau kasih judul juga untuk puisi selanjutnya?, Jangan lupa pantengin terus Instagram penulisnya nih. Yaitu Nyonya Fena Syifa. Semoga menginspirasi.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel