Contoh Puisi Menjaga Hati Seseorang

Contoh Puisi Menjaga Hati Seseorang - Masih dalam pembahasan puisi lagi, kami tak akan henti-hentinya mengunggah karya tulisan. Karena diawali dari hobi jadi seakan tak ada beban melakukannya. Untuk puisi kali ini bertema tentang cinta lagi. Kenapa sih dari kemarin selalu temanya cinta?. Ya, mau bagaimana lagi, cinta adalah anugrah. Dan kita tak akan bisa menolaknya.

Masih ditulis oleh orang yang sama yaitu Fina Syifa, dia memberikan sajak ini dengan judul "Terserah Kau Saja". Berikut ini puisinya :

Terserah Kau Saja

Seperti sedang dikoyak waktu. Hatiku dijatuhkan berkali kali

Percayaku pontang panting tak karuan. Diserang banyak sekali keraguan yang tentu tidak hanya datang dari satu orang.

Aku menenggelamkan kericuhan yang terjadi di dalam diriku. Akupun menepiskan air mata yang terkadang jatuh tiba-tiba saja. Aku menguatkan diriku melalui kesempatan-kesempatan. Yang semoga saja bisa kau gunakan dengan kedewasaan.

Aku tidak akan memaksamu untuk tetap tinggal ataupun memaksamu untuk terus setia. Hanya saja, berkacalah saat dirimu memang sudah mulai menua. 

Pantaskah?

Berfikir segalanya akan baik-baik saja kadang malah membuatku rumit 

Sakit segalanya. Kadang ingin saja ku akhiri, Menjauhi. Tapi tidak, aku tau yang harus mdi lakukan oleh diriku adalah Bertahan sekuatnya.

Mereka memaki, ada juga yang menghakimi dan mereka membuat hati yang ku tata rapi berapi-api setiap hari. Menambah keraguan saja ya?. ah Tidak hanya sekali, tapi berkali kali.

Tenang saja, tidak perlu kau mencemaskanku. Aku tidak akan menjauhi waktu ataupun menjauhimu. Akupun tidak akan jengkel dengan segala nyata. Yang terpaksa harus ku tatap dan ratapi sendirian.

Ini perihal tentangku, kau hanya cukup mendoakanku. Aku bisa melewatinya tanpa melukai siapapun. Doakan saja aku bisa memilih dan membuat keputusann yang terbaik.

Karena bagiku menyayangi seseorang bukan sebuah lelucon.

Dan mencintai seseorang bukan hanya perihal percaya dan kepercayaan. Tetapi juga tentang mengerti. Kalian yang sedang berusaha membuatku runtuh, entah aku yang di jatuhkan nantinya. Ataukah aku yang nanti kalah di kemudian. Untuk saat ini, tugasku adalah bertahan.

Karena aku, sedang menyayangi seseorang. Bukan obsesi.

Kalian juga bisa melihat musikalisasi puisinya juga yang sudah kami buat di channel youtube kami. Jangan lupa untuk dukung kami dengan cara subscibe dan share. Doakan saja kami bisa merangkum semua karya yang sudah diciptakan menjadi sebuah buku.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel